Skip to main content

Rekomendasi

Pendidikan

Citra Nonfoto



Citra nonfoto diperoleh dari rekaman sensor nonkamera yang dipasang pada wahana satelit yang diperoleh dengan menggunakan penyinaran scanner yang dibedakan menjadi 3, yaitu :
1)      Penginderaan Jauh Nonfotografi Sistem RADAR dan Sistem Gelombang Mikro
Penginderaan jauh (PJ) ini menggunakan sistem gelombang mikro dapat dibedakan menjadi sistem aktif dan sistem pasif, sistem RADAR (Radio Detecting And Ranging) merupakan PJ yang menggunakan sistem aktif gelombang mikro yang dibangkitkan pada sensor, sistem RADAR juga menggunakan gelombang radio.

2)      Penginderaan Jauh Sistem Satelit
PJ ini menggunakan tenaga elektromagnetik yang bekerja pada spectrum tampak, inframerah, thermal, dan gelombang mikro. Citra satelit diperoleh dengan cara melakukan perekaman pada objek di permukaan bumi pada ketinggian > 400 km dari permukaan bumi menggunakan wahana satelit luar angksa

3)      Penginderaan Jauh Sistem Thermal
PJ ini memanfaatkan pancaran suhu yang dikeluarkan benda untuk mengindera objek tersebut menggunakan sensor thermal. Hasil rekaman sensor thermal menghasilkan citra inframerah thermal dan noncitra, beda suhu dan daya pancar objek yang terekam oleh sensor penginderaan jauh thermal menghasilkan gambaran dua dimensi suatu bidang liputan dengan rona dan warna berbeda karena perbedaan suhu dan daya objek.

Comments

Popular posts from this blog

Persebaran Flora dan Fauna Berdasarkan Ekosistem

Ekosistem flora dan fauna pada daratan utama di permukaan bumi secara horizontal dari ekuator hingga ke kutub berdasarkan kondisi iklim dibedakan menjadi empat macam, yaitu ekosistem tropika, ekosistem daerah sedang, ekosistem taiga, dan ekosistem tundra. a.        Ekosistem Tropika 1)       Hutan Hujan Tropis Hutan ini terdapat pada daerah tropis dan dicirika dengan hujan yang turun sepanjang tahun, suhu dan kelembapan udara tinggi, serta vegetasinya berupa pohon – pohon yang tinggi disertai semak belukar dan tumbuhan merambat. Persebaran hutan ini, antara lain : Indonesia, Malaysia, Filipina, Brasil, Karibia, Kolombia, India, Sri Lanka, Afrika Timur, Afrika Barat, dan Madagaskar. 2)       Hutan Musim Hutan musim berada pada wilayah tropis dengan perbedaan antara   musim penghujan dan musim kemarau yang sangat jelas. Ciri utamanya adalah vegetasinya selalu menggugurkan daun pada musim ...

KONDISI GEOLOGI ASIA TENGGARA

  A.      Geologi Geologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri atas 2 kata “Geo” yang berarti  Bumi  dan “Logos” yang berarti  Ilmu Pengetahuan . Geologi merupakan ilmu yang mempelajari bumi yakni mengenai komposisi, struktur, sifat – sifat fisik, sejarah serta proses pembentukan yang berkaitan dengan bumi. B .     Asia Tenggara Asia Tenggara merupakan letak daerah geografis yang terbagi menjadi dua bagian, yakni  Asia Tenggara Daratan Utama  dan  Asia Tenggara Kepulauan . Asia Tenggara Daratan Utama meliputi sebagian Tiongkok yakni selatan sungai panjang, Myanmar, Thailand, Indochina, dan Semenanjung Malaysia, sedangkan Asia Tenggara Kepulauan meliputi Indonesia, Malaysia Timur, Brunei Darussalam, Filipina, dan Taiwan. Terdapat sebelas negara di Asia Tenggara dan semuanya tergabung ke dalam organisasi Perhimpunan Bangsa- Bangsa Asia Tenggara terkecuali Timor Leste. Berdasarkan kondisi geologi, asia te...

DAS (Daerah Aliran Sungai)

Daerah aliran sungai (DAS) merupakan bagian permukaan bumi yang airnya mengalir ke dalam sungai induk apabila terjadi hujan. DAS terbagi menjadi 2, yaitu DAS gemuk (Banyak) dan DAS kurus (sedikit). Ada 2 cara menentukan curah hujan di aliran sungai, yaitu : 1)       Metode polygon theissen a.        Aliran yang berbentuk tidak memanjang dan sempit; b.       Aliran DAS 1800 – 5000 Km 2 . 2)       Metode Isohyet a.        Luas aliran 500 Km 2 . Manfaat DAS : -           Sebagai cadangan air secara alami -           Irigasi pertanian -           Tempat wisata -           PLTA, perikanan, transportasi, olahraga, kesehatan dll Ciri – ciri DAS yang rusa...